REPORTASE JAKARTA
JAKARTA — Sebuah band indie asal Cirebon yang beranggotakan 5 lima orang beraliran rock, mencoba memberikan nuansa baru dalam blantika musik Indonesia.
DDP (Do De Plan) Terbentuk pada Tanggal 01 Mei 2021 yang memiliki arti Mengeksekusi semua rencana, Band yang digawangi Denny (Vocalis), Qnoi (Drummer), Alex (Bassist), Dio (Synthesizer,Squencer, Gitar), Zimi Y. (Gitaris), Agung F (Road Manager) Band ini awalnya hanya mengcover lagu tapi akhirnya mereka sepakat untuk membuat karya sendiri berupa mini album. Seperti band lain pada umumnya , DDP mengalami pergantian personil, posisi gitaris awal yang diisi oleh Vandy dan Ahmad digantikan oleh Zimi Y.Lirik lagu-lagunya yang kebanyakan berbahasa inggris sudah dirilis diberbagai platform digital seperti Spotify, Joox, Apple Music, Deezer, Amazon, dan lainnya. Seperti lagu Part of War yang diciptakan oleh Denny bercerita tentang harapan munculnya perdamaian di dunia, karena kekerasan dan peperangan akan membawa banyak dampak buruk bagi kehidupan umat manusia. single pertama ini dirilis pada awal tahun 2022, turut mewarnai industri musik tanah air. Single ini membuat rasa penasaran bagi para pendengarnya. Diproduksi di salah satu studio di Kota Cirebon tepatnya di Studio Q-labs.
Biarpun single yang dirilis kebanyakan berbahasa inggris, DDP juga merilis single berbahasa indonesia yang berjudul Metamorfosa. Lagu ini bercerita tentang kasih sayang dan rasa cinta seorang ayah kepada keluarganya. walaupun bercerita tentang kasih sayang , lagu ini bernuansa progresif yang menambah warna musiknya. DDP juga berkolaborasi dengan Edo Widiz yang merupakan gitaris dari Voodoo.